Proses scrut peserta Riau Offroad Expedition di Pasirpangaraian,Rokan Hulu, Jumat (28/08/2020)
Madaniy.Com - Mulai hari ini, Sabtu (29/08/2020) belasan mobil offroad akan menjelajahi hutan di Kabupaten Rokan Hulu hingga Kabupaten Kampar dalam even Riau Offroad Expedition (ROX) 2020 yang bertajuk Jelajahi Tanah Melayu.
Disampaikan Ketua Panitia Pelaksana - Raja Marwan Indra bahwa even yang diselenggarakan Indonesian Offroad Expedition (IOX) Chapter Riau ini merupakan even adventure perdana yang dilaksanakan di Bumi Lancang Kuning.
"Even ROX 2020 ini adalah even adventure yang pertama kali yang pernah diadakan di Riau, kami dari IOX Chapter Riau melihat banyak sekali daerah di Riau ini yang berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata adventure offroad," kata Raja Marwan.
Dipilihnya wilayah hutan di Kabupaten Rokan Hulu hingga Kampar, disebutkan Raja Marwan sangat beralasan dari sisi kontur daerah yang berbukit dan berlembah serta hutannya yang masih kategori perawan.
"Kontur alamiah hutan di Rohul dan Kampar memberikan sensasi tersendiri bagi para offroader, sangat berbeda dengan daerah lain di Indonesia," kata Raja Marwan.
Hal inilah yang menurut Raja Marwan membuat sejumlah offroader nasional pun sangat tertarik untuk berpartisipasi dalam even ini. Sayangnya kondisi pandemi Covid-19 ini sejumlah offroder batal datang.
Namun demikian tercatat nama-nama offroader nasional H. Tajerian Noor dari BKW18 Batu Licin Kalimantan Selatan, Kmbes Pol Pringadi - Dirlantas Polda Riau, bahkan Kapolres Kampar dan Kepala Rutan Pasirpangaraian pun turut berpartisipasi.
"Dalam musim pandemi Covid-19 ini sejumlah para offroader nasional yang telah mendaftarkan diri terpaksa mengurungkan niatnya datang ke Pasirpangaraaian, karena sejumlah alasan keadaan Covid-19 di daerah mereka," katanya.
Di sisi pelaksanaan even dijelaskan Raja Marwan, tentunya panitia harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
"Sesuai arahan Bapak Sukiman - Bupati Rokan Hulu, pembukaan kegiatan ini akan dilaksanakan secara sederhana dan mengikuti protokol kesehatan," ungkap raja Marwan.
Panitia mencatat lima belas kendaraan offroader telah dipastikan siap untuk menjelajahi rute yang disiapkan panitia bagi peserta Kelas A, setelah sebelumnya menjalani proses registrasi ulang dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dalam scrut, di Pasir Pangaraian.
"Untuk Kelas A, peserta akan menjalani rute selama tujuh hari dan dilepas di Pasir Pangaraian. Sementara untuk Kelas B akan berlangsung selama tiga hari, memulai start di Ujung Batu," kta Raja Marwan menjelaskan.***