Konsumsi Naik 1.016 Persen

Ibu-ibu di Riau Mulai beralih Gunakan Bright Gas

Kamis, 04 Januari 2018 - 12:59:20 WIB
Ibu-ibu di Riau Mulai beralih Gunakan Bright Gas Ilustrasi
Medan, Madaniy.Com – Kehadiran Bright Gas tengah menjadi buah bibir di masyarakat, hal ini disebabkan karena Bright Gas mampu memenuhi ekspektasi masyarakat yang mengharapkan produk gas yang berkualitas. 
 
Dilengkapi teknologi double spindel dengan keamanan ganda, membuat Bright Gas menjadi lebih aman untuk digunakan. 
 
Selain itu, Bright Gas juga dilengkapi dengan Seal Cap Barcode yang bisa discan sehingga menjamin mutu dari isi produk dan tidak bisa dipalsukan.
 
Ditambah lagi dengan tampilan yang lebih casual dan estetik membuat Bright Gas menjadi Primadona baru para Ibu zaman now.
 
Disisi lain, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I juga mencatat kenaikan konsumsi Bright Gas yang cukup signifikan.
 
Di lima provinsi yang menjadi wilayah kerja dari Pertamina MOR I yakni  Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau pada masa satgas Natal 2017 dan tahun baru 2018. 
 
Selama periode Satgas Naru 18 – 30 Desember 2017, Bright Gas mengalami kenaikan konsumsi menjadi 17.267 tabung per hari atau mengalami kenaikan hingga 206 persen.
 
Dibandingkan dengan periode satgas Naru tahun 2016 yang hanya sebesar 5.636 tabung per hari di seluruh wilayah operasional Pertamina MOR I. 
 
Konsumsi terbesar selama periode Satgas Naru 2017 terjadi di wilayah Riau dengan kenaikan mencapai 1.016 persen atau sebesar 5.015 tabung per hari dari penyaluran pada periode sebelumnya yakni 449 tabung per hari. 
 
Diposisi kedua, Provinsi Sumatera Barat berhasil mencapai kenaikan hingga 173 persen dari 1.129 tabung per hari di periode Satgas Naru tahun 2016 menjadi 3.087 tabung per hari. 
 
Disusul oleh Provinsi Sumatera Utara yang tercatat mengalami kenaikan penyaluran harian dari 2.655 tabung per hari menjadi 5.795 tabung per hari pada Satgas Naru 2017 atau mengalami kenaikan sebesar 118 persen. 
 
Sedangkan untuk Provinsi Aceh kenaikan sebesar 174 persen dengan penyaluran menjadi 1.955 tabung per hari di periode Satgas Naru 2017 dari 713 tabung per hari pada satgas Naru 2016. 
 
Selanjutnya di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat penyaluran mencapai 1.200 tabung per hari naik 73 persen dari periode Satgas Naru 2016 yaitu 693 tabung per hari.
 
General Manager Pertamina MOR I, Erry Widiastono mengungkapan apresiasinya kepada seluruh masyarakat di wilayah kerja MOR I atas kepedulian terhadap elpiji berkualitas. 
 
“Bright Gas telah berhasil mengambil hati masyarakat, hal ini terlihat dari data penyaluran Bright Gas yang mengalami kenaikan signifikan dari tahun sebelumnya, terbukti masyakarat kini mulai memperhatikan faktor kualitas, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan bahan bakar gas”, ungkap Erry.
 
Sumber: Pertamina Sumbagut

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Dukung Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka

Pegadaian Area Pekanbaru Jalin MoU MBKM dengan UMRI

Jumat, 08 Oktober 2021 - 19:07:06 WIB

Dukung program terbaru dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, yakni Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, PT. Pegadaian Area Pekanbaru menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Muhammadiyah Ria

Kembangkan Peta Jalan Pariwisata Nasional, KEIN: Kita Mulai dari Jakarta

Rabu, 08 Februari 2017 - 07:16:31 WIB

Pemerintah memperlihatkan keseriusan untuk menggenjot sektor Pariwisata di tahun 2017. Komite Ekonomi Dan Industri Nasional (KEIN) membentuk kelompok kerja untuk menyusun Roadmap Pariwisata Nasional

Kembali Australia Tawari Indonesia dan Cina Gabung TPP

Selasa, 24 Januari 2017 - 15:01:16 WIB

Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk keluar dari kemitraan Trans-Pacific Partnership (TPP) tidak membuat Ausralia mengurungkan niatnya untuk terus bergabung dalam kesepakatan perdagangan bebas Asi

Pergantian Dirut Pertamina tak Ganggu Kinerja Perusahaan

Jumat, 03 Februari 2017 - 14:39:47 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina, Yenni Andayani mengatakan pergantian kepimpinan ditubuh Pertamina tak akan menggangu kinerja Pertamina.

Industri Kehutanan Jangan Cari Alasan Lagi

Rabu, 26 April 2017 - 19:22:17 WIB

EoF menangkap adanya indikasi keberatan dari industri kehutanan dan kelapa sawit untuk segera mematuhi Peraturan terkait pengelolaan dan perlindungan gambut.

Panen Raya Semangka 30 Ton Warga Kualu Nenas di Lahan Marginal

Kamis, 11 April 2019 - 10:39:29 WIB

Madaniy.Com - Sektor pertanian menjadi jawara pertumbuhan ekonomi Riau pada 2018. Sektor ini menyumbang sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,11 persen menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kampar. Sem