Pemutihan Lahan Setengah Juta Hektar
Noviwaldy Tepis Adanya Pesanan Pengusaha
Noviwaldi Jusman, Wakil Ketua DPRD Proviinsi Riau
Pekanbaru, MADANIY.com - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Noviwaldi Jusman menepis adanya pesanan para pengusaha kepada Gubernur Riau dan Pansus terkait usulan pemutihan lahan 487ribu hektare pada RTRW.
"Saya tak yakin dengan isu itu! Walau bukan suatu hal yang tidak mungkin untuk terjadi. RTRW ini memang zona yang sangat rentan transaksional. Tapi Insha Allah kawan-kawan komit untuk tidak melakukan kontak kepada pihak yang berhubungan dengan RTRW tersebut," kata Noviwaldi.
Kepada Madaniy, kader Partai Demokrat yang akrab disapa Dedet ini, Rabu (20/7/2017) mengungkapkan kecurigaan sejumlah pihak dinilai sangat tak beralasan.
Dedet menjelaskan, saat ini pansus sedang melakukan cek fisik atas usulan tersebut. "Semoga nanti Pansus setuju mengkspose persil yang diputihkan itu siapa pemiliknya, apa status tanah sebelumnya, dan kapan ditebang mereka," harap Dedet.
Dedet memastikan, DPRD tetap berkomitmen akan membuka data rincinya kepada masyarakat, agar bisa langsung memverifikasi seluruh data yang ada. Dan, tak ada dusta antara pansus dengan masyarakat Riau.
"Sehingga masyarakat dapat kita beri kesempatan memberikan masukan dan langsun memverifikasi. Apakah nama nama itu benar pemiliknya, benar statusnya dan benar datanya," tambahnya.
Jika semua proses tersebut sudah berjalan dan terverifikasi secara faktual, barulah masuk pada tahapan selanjutnya yakni pengesahan Perda RTRW.
"Ini namanya transparansi seperti sembilan butir komitmen DPRD, Kepala daerah terhadap transparansi dan anti korupsi," ujarnya optimis.
Pansus diingatkan untuk tetap menjaga hubungan dan etika pemerintahan. "Tunjukkan Melayu yang bermarwah, santun dan bermesyuarat. Tak ada yang tak bisa diselesaikan," ingatnya.
Yuki Chandra




