Serius Kembangkan Teknologi Pembenihan Perikanan di Pekanbaru
Ajie'88 Stuban ke Balai Perikanan Sungai Gelam Jambi
Ajie Panatagama tengah melihat nener hasil pembenihan di Balai Perikanan Sungai Gelam Jambi.
Madaniy.Com - Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IV (BPTD IV) Provinsi Riau - Kepri ternyata tidak hanya melulu berbicara soal Lalu Lintas Angkutan Jalan.
Melalui Koperasi Balai Insan Citra BPTD IV, saat ini tengah dilakukan pengembangan usaha pembenahan ikan Ajie '88, sebagai salah satu usaha prioritas masa depan koperasi.
Kesungguhan untuk mencapai tujuan koperasi tersebut, Kepala BPTD IV Riau-Kepri Syaifudin Ajie Panatagama beserta beberapa pengurus koperasi melakukan Studi Banding ke Balai Perikanan Sungai Gelam Jambi, Kamis (16/5/2019).

"Hari ini kami study banding, silaturahmi sekaligus belajar proses pembenihan ikan air tawar di Balai Perikanan Sungai Gelam Jambi." kata Ajie Panatagama kepada Madaniy.
Dikatakan Ajie, peluang pengembangan usaha pembenihan ikan air tawar tersebut masih sangat terbuka di Riau, karena selama ini benih ikan yang ada di pasaran pada umumnya berasal dari pulau Jawa.
"Jika kita ingin mendorong pengembangan budidaya perikanan, kita harus memperkuat pola pembenihan terlebih dahulu, karena usaha ini sangat fundamental bagi daerah," katanya.
Hal ini menjadi komitmen seluruh jajaran BPTD IV Riau-Kepri, untuk mendedikasikan inovasi dan kreasi dalam rangka pembangunan daerah, dari sisi luar tugas pokok dan fungsi sehari-hari.
Juga dikatakan Ajie, saat ini Kolam Pembenihan Ikan Ajie'88 telah mempersiapkan kolam pemijahan dan penetasan, serta nursery benih ikan air tawar.
"Kita telah menjalin kerjasama dengan beberapa pihak untuk mengembangkan pembenihan ikan air tawar, termasuk infrastrukturnya," kata Ajie menambahkan.

Kolam Pembenihan Ikan Ajie '88, yang dikelola Koperasi Balai Insan Citra BPTD IV.
Bahkan dikatakan Ajie, pihaknya juga membuka diri bagi peneliti dan mahasiswa perikanan yang ingin melakukan penelitian di kolam milik koperasi tersebut.
"Silahkan kepada yang berminat untuk bersama-sama belajar dan mengembangan keilmuan perikanan disini, inilah wujud nyata pengabdian kita bersama dalam membangun daerah," ajaknya.
Sembari berharap Ajie menambahkan, "Alhamdulillah semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi penularan kepada masyarakat luas. Aamiin."***




