Diduga Gara-gara EO Tak Profesional
MBC Bukan Penyelenggara Riau Bike Week 2017 Lagi
Ilustrasi
Pekanbaru, Madaniy.Com - Setelah melalui diskusi antara pengurus Motor Besar Club Pekanbaru (MBC) dengan EO RPM, Kamis (20/4/2017) lalu, akhirnya MBC memutuskan tidak lagi menjadi penyelenggara Riau Bike Week (RBW) 2017.
Hal ini disampaikan Ketua MBC Pekanbaru M Taqwa kepada Madaniy, Senin (24/4/20170 di kediamannya. Penegasan sikap ini dikatakan agar ke depan MBC tidak dilibatkan lagi dalam pelaksanaan RBW 2017.
"Kami seluruh anggota dan pengurus MBC sudah berdiskusi dengan EO RPM, dan kesimpulannya kami harus menarik diri dari penyelenggaraan even tersebut," kata M Taqwa.
Diakui Taqwa, ide awal penyelenggaraan RBW 2017 merupakan buah pemikiran dari MBC Pekanbaru, namun dalam prosesnya ternyata hasil kerja Panitia Pelaksana dan EO yang ditunjuk tak sesuai dengan harapan awal.
"Kami tak punya pilihan lagi, kecuali keluar dari even ini. Nama besar MBC tak mungkin kami pertaruhkan, ketika Panitia Pelaksana dan EO tak mampu berjalan sesuai dengan komitmen awal," kata Taqwa tegas.
Sedianya, even ini diperkirakan akan dihadiri 1.000an bikers dari seluruh Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara. Salah satunya dalam rangka mendukung promosi Candi Muara Takus.
Taqwa menolak mengomentari profesionalitas EO RPM yang menjadi partner MBC Pekanbaru, menjadi penyebab mundurnya MBC. "Soal itu, saya no comment. Silahkan nilai sendiri," kata Taqwa kepada Madaniy.
Sejauh ini, dari pantauan Madaniy di lapangan, kondisi jalan menuju Candi Muara Takus yang akan menjadi salah satu destinasi tujuan peserta RBW 2017, ternyata begitu memprihatinkan.
Meski sejumlah media lokal telah mengungkap kondisi faktualnya dalam pemberitaan, tampaknya Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar terkesan tak peduli.
Yuki Chandra




