MENU TUTUP

Dibalik Pemutaran Perdana 'BeNGAK The Movie'

Sabtu, 01 April 2017 | 14:11:54 WIB
Dibalik Pemutaran Perdana 'BeNGAK The Movie' Salah satu adegan yang mengundang gelak penonton, dalam pemutaran pedana 'BeNGAK The Movie', film berdurasi 20 menit.

Pekanbaru, Madaniy.Com - Setelah memproduksi video klip yang berjudul WO & WI tahun 2014, dan Teater Sinema menyadur Novel AA. Navis berjudul Robohnya Surau Kami tahun 2015, di tahun 2017 ini, Riau Art Sinema kembali memproduksi Film berjudul BeNGAK.

BeNGAK yang ditulis Willy Fwi, merupakan skenario film yang diadaptasi dari naskah Teater Rusia karya Averchenko dengan judul “The Man With The Green Necktie”.

Naskah ini kemudian diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia dengan judul “Pakaian dan Kepalsuan”. Naskah ini merupakan lakon realis yang mengkritisi sisi kehidupan sosial hari ini dan di sini.

Sebagai skenario yang diadaptasi dari naskah Teater, BeNGAK mengalami banyak penyesuaian. Mulai dari durasi, hingga setting artistik. Dalam setting Teater, naskah ini berdurasi 2 jam, sedangkan di skenario BeNGAK, hanya berdurasi 20 menit.

Tentu saja ini bukan hal mudah, sebab tantangannya adalah kemampuan menghadirkan seluruh unsur artistik dalam naskah teater, ke skenario Film tanpa menghilangkan intisari dan pesan naskah tersebut.

BeNGAK The Movie disutradarai Icha Sutardi dengan sederet pemeran lokal Riau. Bens Sani sebagai“Bro”, Aleph Ardvince sebagai “Sob”, Aswan Razak sebagai “Pak Ucok”, Husin sebagai “Boy”, Aamesa Aryana sebagai “Tuan Yung”, dan Elva Linanda sebagai“Siska”.


Poster BeNGAK The Movie

Penayangan perdana Film ini telah dilaksanakan Jumat 31 Maret 2017 di Anjung Seni Idrus Tintin, kompleks Bandar Serai Pekanbaru. Selain penyangan Film, kegiatan ini juga dirangkai dengan kegiatan lain.

Seperti pertunjukan musik yang membawakan lagu Original Soundtrack BeNGAK yang dibuat Rino Dezapaty. Selain itu juga ada video call dari praktisi Film Nasional guna memberi semangat para praktisi dan pemerhati film di Riau.

Juga Baca:
'Bengak' antara Jati Diri keRiauan dan terBengak

Awalnya penayangan perdana film ini akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2017, bertepatan dengan hari perfilman nasional, namun persiapan membutuhkan lebih banyak waktu.

Film ini juga menjadi tools dalam membangkitkan semangat Perfilman di Riau. Semangat ini diwujudkandengan dibentuknya Aliansi Komunitas Film Riau. Sebanyak 25 komunitas film yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota di Riau menjadi anggota Aliansi yang akan dikukuhkan bulan April 2017.(rls)

Yuki Chandra

Berita Terkait #Seniman +
Sabtu, 01 April 2017 - 00:48:48

'Bengak' antara Jati Diri keRiauan dan terBengak

Berita Terkini +

Umrah Murah, Fokus Pemerintah pada Kualitas, Bukan Harga

MBC Bukan Penyelenggara Riau Bike Week 2017 Lagi

Kecepatan Penentuan BPIH Harus Diimbangi Kecermatan

Berhaji Tanpa Gelar “Haji dan Hajjah”

Film "Chrisye" tampilkan sisi lain Chrisye

MBC Pekanbaru Bantah Masih Teribat Riau Bike Week

'Bengak' antara Jati Diri keRiauan dan terBengak

Apa Sebab Hati Seseorang Susah Menerima Kebenaran?

Lima Pasti Cara Cerdas Memilih Travel Umrah

Subhanallah, 10 Anak Gubernur Sumbar Semuanya Hafidz Quran

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Ternyata Body Pesawat F-16 Dicuci Disetiap Penghujung Tahun, Ini Ceritanya

2

Rindu Liga 1, PSPS Harus Segera Berbenah

3

Luar Biasa, Anak-anak TK Angkasa Bergembira Panen Sayur Sawi Kebun Sendiri

4

Patroli Bersenjata Dalam Minggu Militer di Lanud Roesmin Nurjadin

5

Terobosan SALUD Riau, Bikin Kemenhub RI Bergairah

6

56 Tahun Sudah, Perumus Naskah Sumpah Pemuda Itu Tinggalkan Kita

7

Ribuan Mahasiswa UIR Banjiri Ceramah UAS di Masjid Al Munawwarah

8

Siap Menyusul Riau, Relawan SALUD Kepri Segera Dibentuk

9

Mengambil Pelajaran Dari Perang Uhud

10

Tiga Prajurit TNI AU Berprestasi Terima Penghargaan dari Danlanud Rsn