MENU TUTUP

Cetak Sejarah, Tim Rugby Putra Papua Diperkuat Empat Atlit Asal Suku Amungme

Senin, 28 Oktober 2019 | 06:35:53 WIB
Cetak Sejarah, Tim Rugby Putra Papua Diperkuat Empat Atlit Asal Suku Amungme Nico Dimo bersama ke empat atlet Rugby Putra PON Papua asal Suku Amungme
Madaniy.Com - Tak hentinya mencetak atlet berbakat, inilah keistimewaan tanah Papua yang tak dimiliki provinsi lain di tanah air. Kali ini talenta itu justru muncul dari Suku Amungme, suku asli yang hidup di dataran tinggi Timika, Papua.
 
Siapa yang menyangka, olahraga Rugby yang baru diperkenalkan pada PON XIX/2016 Jawa Barat lewat nomor eksebishi, ternyata cocok dengan bakat-bakat yang dimiliki anak-anak Suku Amungme, yang saat ini daerahnya dikuasai PT Freport Indonesia.
 
Dituturkan Nico Dimo - Pengurus KONI Provinsi Papua Bidang Sport Science dan Iptek, bahwa ternyata perkembangan cabor Rugby ini di Bumi Papua begitu pesat dan mendapat antusias luar biasa dari anak-anak muda Papua.
 
Bahkan dikatakan Nico Dimo, dalam pemantauan persiapan Tim PON Papua dia menemukan bukti bahwa PT Freeport sangat mensupport dengan membangunkan sebuah lapangan Rugby untuk menyalurkan minat dan bakat talenta tersebut di wilayah operasinya.
 
"Saat ini ada empat anak-anak asal Suku Amungme, tengah menjalani pemusatan latihan Tim Rugby Putra. Sangat luar biasa! Diluar espektasi kami jajaran Pengurus KONI," kata Nico Dimo.
 
Menurut Nico Dimo, inilah hasil pembinaan berkelanjutan dan terukur yang yang harus diangkat jempol bagi cabang olahraga Rugby, meski olahraga ini terbilang baru bagi rakyat Papua. Namun Tim Rugby Papua sukses mendulang medali di PON Jawa Barat, meski saat itu masih exsebisi.
 
Hal ini juga dibenarkan pelatih kepala Rugby Papua - George Deda, bahwa Pengprov Rugby memang membuat kejutan dengan kehadiran empat pemain asal suku Amungme, membuktikan pengurus cabor ini telah melakukan pembinaan yang begitu serius di tanah Papua.
 
Inilah yang menjadi alasan bagi Pengurus KONI Papua mengutus salah satu pengurusnya yakni Nico Dimo untuk memantau langsung persiapan Tim Rugby yang akan diturunkan pada PON XX/2020 mendatang.
 
Pertama dalam sejarah olahraga Papua pada perhelatan multi even, Kampung "Banti" sebuah kampung kecil di pinggiran kota Timika turut berkontribusi, tercatat nama-nama Tommy Bukaleng, Arianus Bukaleng, Tinus Omleng dan Yacob Benal.
 
"Sejak Provinsi Papua berpartisipasi pada PON di Republik tercinta ini, pertama kalinya putra Suku Amungme dari Kampung Banti tampil mengangkat harkat martabat serta nama baik rakyat Papua melalui cabor Rugby, ini sebuah sejarah!" kata George Deda bangga.
 
Kepada Nico Dimo, pelatih asal Sentani yang telah 23 menggeluti Rugby ini menjelaskan bahwa masih banyak suku-suku di Papua yang belum tersentuh pembinaan olahraga, hal ini menjadi pekerjaan rumah semua penggiat olahraga di seluruh tanah Papua.
 
"Kita bersama harus berkomitmen, baik KONI, Pengprov Cabor, kita dapat menggali peminaan prestasi olahraga tidak terbatas hanya di kota besar, tetapi lakukanlah seperti yang sudah ditorehkan Cabang Rugby," kata nico Dimo menegaskan. 
 
Atas nama KONI Papua Nico juga menyampaikan terima kasih Pengprov Cabor Rugby, bukan saja kepada masyarakat suku Amungme, juga kepada PT Freeport yang pada PON XX 2020 menyiapkan tanah dan membangun sarana dan prasarana PON bagi Papua.***
Berita Terkini +

Dipastikan Digelar di Stadion Utama dan Rumbai

Jalin Kemitraan, Pengurus PBSI Riau Silaturahmi ke SKK Migas

Terima Kasih Wakapolda Kepri, Anak-anak SSB Asal Kepri Bisa Pulang

Semen Padang Harus Menjaga Asa Sumatera di Liga 1

Jumat Besok, Kick Off Liga Berjenjang U-16 Perebutkan Piala Danlanud Rsn

Bangun PSSI yang Sehat, Bung Kusnaeni Tawarkan Konsep BPJS

Stadion Utama Secara Resmi Digunakan

Kuansing Soccer School Wakil Kuansing Menuju Piala Gubernur Riau

Anak Duri Itu Terpilih Perkuat Tim Pelajar U-16 Indonesia

Tendangan Pertama Danlanud Rsn, Tandai Liga Berjenjang U-16 Dimulai

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1
Sejarah Pelayaran Penyeberangan Di tanah Air

Peralihan Penerbitan SPB Di Kepri Disaksikan Kadishub Kepri

2

Siap Laksanakan Tugas Kesyahbandaran TSDP, Jajaran BPTD IV Ikuti Apel Gabungan Virtual

3

Gaya Kapolresta Ini Undang Antusias Warga Pekanbaru

4

Tak Ada Hari Libur Bagi Seluruh Personel Polda Riau Dua Minggu Ke Depan

5

Ternyata Ini Alasan Wakapolri Sampai Mendadak Kunker Ke Riau

6

Besok Tak Ada Perpanjangan Pelarangan, Yang Ada Pengetatan Pasca Mudik

7

Gara-gara Nekad Mudik Naik Perahu, 2 Warga Duri Malah Ditemukan Menjadi Mayat

8

Umat Islam Pekanbaru Agar Shalat Ied Di Rumah, Ini Sikap Para Tokoh Di Hadapan Kapolda Riau

9

Ini Dia Aturan Main Larangan Mudik Diterapkan Kamis Besok, Berlaku Secara Nasional

10

Hanya Bus Berstiker Khusus Diperbolehkan Angkut Penumpang Karena Kebutuhan Mendesak