Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Kapolresta Pekanbaru Batasi Pusat Perbelanjaan dan Tempat Wisata

Ahad, 16 Mei 2021 - 15:06:59 WIB
Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Kapolresta Pekanbaru Batasi Pusat Perbelanjaan dan Tempat Wisata Anggota Polri mengawasi langsung aktifitas warga di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru.
Madaniy.Com - Pusat perbelanjaan dan wisata, menjadi destinasi pilihan warga masyarakat selama libur Hari Raya Idul Fitri, terlebih dimasa pelarangan mudik ini.
 
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H. Nandang Mu'min Wijaya, kepada awak media memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan dan wisata.
 
"Akan terjadi lonjakan jumlah pengunjung pusat perbelanjaan dan wisata, ini sebagai dampak dari pelarangan mudik dan telah kita antisipasi lebih awal," kata Kapolresta, Minggu (16/05/2021).
 
Dikatakan Nandang, seluruh jajarannya telah diperintahkan untuk memantau dan mengawasi langsung aktifitas warga Pekanbaru di pusat perbelanjaan dan wisata, agar tidak melebihi 50 persen kapasitas.
 
"Maksimal kami hanya memperbolehkan 50 persen pengunjung saja, untuk itu petugas akan terus berjaga dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan," katanya.
 
Dikatakan Kapolresta, aktifitas yang dilakukan masyarakat dalam mengisi Hari Raya Idul Fitri seperti mengunjungi pusat perbelanjaan dan tempat-tempat wisata, tak bisa dibatasi.
 
"Hanya saja, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terpaksa kita melakukan pembatasan di tempat-tempat tersebut," jelasnya.
 
Penerapan protokol kesehatan kepada pengunjung pusat perbelanjaan tetap menjadi prioritas petugas.
 
Mantan Kapolres Seruyan ini mengungkapkan harapan pribadinya kepada seluruh warga Pekanbaru agar menahan diri untuk beraktifitas keluar rumah, kecuali memang ada alasan darurat atau pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan.
 
"Tentunya, kami berharap warga kota dapat menahan diri dari keinginan keluar rumah, lalu menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan dan wisata, karena akan lebih banyak mudharatnya bagi keluarga kita sendiri," kata Nandang.
 
Kerahkan Personel
Menindaklanjuti perintah Kapolresta Pekanbaru, Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengakui telah menempatkan sejumlah personelnya di beberapa titik.
 
"Sampai hari ini kami masih menempatkan anggota di sejumlah titik keramaian yang ada di wilayah hukum Polsek Tampan. Untuk mencegah kerumunan dan penerapan protokol kesehatan," kata Ambarita.
 
Sumber: Humas Polresta Pekanbaru
 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Musnahkan Barang Bukti di Gedung LAM Riau

Kapolda Riau Ajak Semua Pihak Berantas Narkoba.

Rabu, 24 Juni 2020 - 17:11:00 WIB

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi mengajak seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Riau untuk bergandeng tangan memberantas peredaran narkoba.

Ops Cipkon Serentak Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kampar

Ahad, 09 April 2017 - 11:45:04 WIB

Antisipasi gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan akhir pekan, Polres Kampar dan Polsek Jajarannya menggelar Operasi Cipkon (Cipta Kondusif) serentak pada Sabtu malam (8/4/2017).

Pelatihan Bagi Operator Smart Data Base Polres Kampar

Sabtu, 08 April 2017 - 13:28:09 WIB

Smart Data Base adalah sistem yang memuat banyak data, baik internal maupun eksternal dan sangat diperlukan jajaran Polres Kampar untuk menunjang pelaksanaan tugas agar lebih optimal.

Seharusnya Saksi Dipanggil Seorang Demi Seorang Dalam Sidang

Jumat, 02 Februari 2018 - 22:52:24 WIB

Hal ini dilakukan apabila terdapat kemungkinan saksi yang akan diperiksa selanjutnya menjadi tidak bebas, merasa canggung, atau merasa takut dalam memberikan keterangannya apabila didengar oleh saksi

Terima Upah Rp19Juta Untuk Bakar Mobil Kabul

Ahad, 11 Oktober 2020 - 12:41:07 WIB

Pelaku pembakaran terhadap mobil milik Kabul Situmorang di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (14/09/2020) lalu, ternyata diberi upah sebesar Rp.19juta.

Pra Peradilan SP3 Tiga Koorporasi

Walhi: Polda Riau Tidak Serius Tangani Perkara

Rabu, 12 Juli 2017 - 12:08:00 WIB

Tahapan sidang permohonan praperadilan WALHI terhadap Polda Riau terkait penghentian penyidikan perkara karhutla atas nama PT. Riau Jaya Utama (PT RJU); PT. Perawang Sukses Perkara Indonesia (PT. PSPI