Tugas Pelatih Mengeksplorasi Kemampuan Pemainnya Pada Kejurda 2019

Selasa, 29 Oktober 2019 - 19:39:14 WIB
Tugas Pelatih Mengeksplorasi Kemampuan Pemainnya Pada Kejurda 2019 Ilustrasi
Madaniy.Com - Seluruh pelatih yang mendampingi tim peserta Kejuaraan Daerah dan Seleksi Daerah Sepak Bola Usia Muda U-16 (Kejurda/Selekda U-15) diminta untuk mengeksplorasi kemapuan seluruh pemainnya.
 
"Kejurda ini bertujuan untuk menjaring pemain berbakat dari seluruh wilayah Riau, kami berharap para pelatih benar-benar memperlihatkan kemapuan terbaik anak asuhannya," kata Yuki Chandra Koordinator LBU-16 Provinsi Riau, sebagai penanggungjawab pelaksana kegiatan.
 
Dikatakan Yuki Chandra, kemenangan yang diraih tim dalam setiap game hanyalah sebuah bonus atas kerja keras para pemain dan pelatih, namun hasil tersebut tidak menjadi jaminan pemainnya akan tersangkut dalam penjaringan.
 
"Pemain yang ingin kita jaring adalah pemain yang terbaik dari segala aspek penilaian, jadi tidak ditentukan oleh predikat tim juara atau tidak. Pelatih jangan coba-coba bebani pemain dengan kata 'wajib menang'," katanya tegas.
 
Filosofi dasar pembinaan sepak bola usia muda adalah memberikan pengalaman bermain dan jam terbang, agar setiap pemain memiliki bekal yang cukup sebelum memutuskan memasuki level profesional.
 
"Gelar juara pada Kejurda ini hanyalah sebuah bonus atas hasil kerja keras anak-anak, dan kami ingatkan itu bukanlah segala-galanya. Pelatih harus fokus agar anak asuhannya menunjukkan kemampuannya secara maksimal, agar semakin banyak pemainnya yang direkrut tim seleksi," kata Yuki Chandra mengingatkan.
 
Menurut rencana, mengingat waktu persiapan menuju Kejurnas yang begitu mepet, maka untuk mendapatkan hasil maksimal dari kemampuan pemain, babak penyisihan akan dilaksanakan selama sehari penuh di dua lapangan.
 
Lalu, menjelang partai Final Kejurda, akan dilangsung duel Tim Selection hasil pemantauan pada babak penyisihan dan semi final, diluar pemain yang timnya masuk partai final.
 
"Pada saat itu, kami akan melihat bayangan formasi pemain yang akan direkrut. Sesuai dengan regulasi dan kemampuan finansial manajemen, kami hanya akan membawa 18 orang pemain ke Kejurnas. Kita berharap ada pemain dari seluruh Kabupaten/Kota di Riau mengisi slot tersedia," kata Yuki berharap.
 
Kerjuda/Selekda akan dilaksanakan pada 16-17 November 2019 di Lapangan Sepakbola Andalan Lanud Roesmin Nurjadin dan Lapangan Yonko 462 Paskhas. Adapun screening terhadap pemain akan dilakukan sehari sebelumnya, yakni pada tanggal 15 November 2019.***

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Cegah Penyebaran Covid-19, Riau Off-road Expedition Ditunda Dengan Catatan

Sabtu, 21 Maret 2020 - 09:49:30 WIB

Penetapan tanggal 20-27 Juni tersebut menurut Raja Marwan,masih diberikan catatan, yakni jika hingga pada tanggal tersebut penyebaran wabah Covid-19 masih belum bisa dikendalikan pemerintah, maka pani

Liga Pelajar U16 Piala Menpora 2017

Seri Provinsi Perebutkan Piala Gubernur Riau

Jumat, 10 Maret 2017 - 10:03:18 WIB

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau Doni Aprialdi mengapresiasi penyelenggaraan Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2017 di Provinsi Riau dengan memastikan menyediakan Piala Gubernur untuk diperebutkan

Bangkitkan Gairah Sepak Bola di Riau

Kompetisi Liga Pelajar Musim 2017-2018 Segera Digulir

Ahad, 20 Agustus 2017 - 14:56:59 WIB

Koordinator Liga Pelajar Piala Menpora Provinsi Riau menyatakan siap untuk menggulirkan Kompetisi Liga Pelajar Provinsi Riau Musim 2017-2018.

Atlet Lokal dengan Prestasi Internasional

Selasa, 02 Mei 2017 - 19:02:04 WIB

Muhammad Zulfikri (18), tidak pernah bermimpi bisa mewakili Indonesia berkompetisi dalam kejuaraan Karate di kancah internasional.

Dzeko Samai Rekor Messi Musim Ini

Senin, 23 Januari 2017 - 09:43:45 WIB

Striker AS Roma, Edin Dzeko merayakan golnya ke gawang Cagliari pada laga Serie A di stadion Olimpade Roma, Senin (23/1) dini hari WIB. Roma menang 1-0.

Lolos Verifikasi Calon Waketum PSSI, Bung Kusnaeni Siap Beradu Gagasan

Jumat, 11 Oktober 2019 - 07:45:23 WIB

Salah satu calon Wakil Ketua Umum yang dinyatakan lolos adalah Mohamad Kusnaeni atau akrab disapa “Bung Kusnaeni”.