Nekad Acungkan Pistol Revolver Pada Petugas, Pengedar Narkoba Internasional Ditembak Mati di Dumai

Jumat, 18 Oktober 2019 - 21:20:36 WIB
Nekad Acungkan Pistol Revolver Pada Petugas, Pengedar Narkoba Internasional Ditembak Mati di Dumai Ilustrasi
Madaniy.Com - Nekad melakukan perlawanan terhadap petugas, dua bandar narkoba jaringan internasional akhirnya dihadiahi timah panas di Kota Dumai, Jumat (17/10/2019).
 
Peristiwa penembakan ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Dumai sekitar pukul 01.30 dini hari tadi. Kedua pengedar narkoba itu diketahui mengendarai mobil pajero saat diburu petugas.
 
Kejadian ini dibenarkan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, bahwa petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap dua bandar itu karena telah mengancam keselamatan petugas saat melakukan penggerebekan.
 
"Iya tadi malam ada tindakan tegas yang dilakukan petugas, karena pelaku mengeluarkan senjata jenis pistol revolver, sehingga kemudian dilakukan penembakan," kata Kapolda usai melaksanakan kofee bareng bersama wartawan, Jumat petang.
 
Kapolda Riau yang didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, juga menyampaikan rasa berbelasungkawanya karena dua pengedar narkoba itu tewas saat proses penangkapan dan akan melakukan proses selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
 
"Saat itu kita menemukan lima kilogram (sabu) dari barang yang dibawa oleh yang bersangkutan. Ternyata setelah kita identifikasi masih sama dengan yang kita tangkap di Bengkalis dan ini akan terus kita kembangkan," lanjutnya.
 
Lebih lanjut Ia mengatakan, pihaknya saat ini akan terus memburu para gembong narkoba kelas internasional itu yang sangat meresahkan masyarakat.
 
"Ini masih ada kaitannya sama yang 89 kilogram kemarin ini jaringan internasional. Kita akan terus mencari bandar dan pengedar dan tim terus mencari. Ya ini adalah langkah kita untuk ovensiv (terbuka) untuk menerangi narkoba tentunya kita akan bertindak profesional karena kita paham sekali upaya-upaya penegakan hukum untuk melawan prilakunya dan menghentikan peredarannya," tutup Kapolda.***

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Sidang Lanjutan Ahok Keluar dari Pokok Perkara

Rabu, 01 Februari 2017 - 17:28:23 WIB

Proses sidang lanjutan Basuki Tjahja Purnama dengan saksi Kiai Maruf Amin disesalkan banyak pihak. Pascakuasa hukumnya di persidangan menyebut Kiai Ma'ruf sebagai saksi palsu dan akan melaporkannya ke

Canggih!!! Tangani Karhutla, Polisi Gunakan Scientific Crime Investigation

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 06:19:19 WIB

Proses penyidikan bersama dalam Satuan Tugas Penegakan Hukum Terpadu ini, Polda Riau bekerja sama dengan Direktorat Tipidter Bareskrim Polri dan Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana

Ngobrol Bareng Polisi, Komunikasi dari Hati ke Hati

Ahad, 09 April 2017 - 18:24:35 WIB

Untuk memelihara kamtibmas di tengah masyarakat, tindakan represif tidak selalu menjadi jaminan tumbuhnya kesadaran hukum masyarakat.

Luar Biasa, BNN Riau Kembali Gagalkan Pengiriman 30Kg Sabu di Maredan

Ahad, 01 September 2019 - 14:01:09 WIB

Jajaran BNN Provinsi Riau kembali mengagaglkan upaya pengiriman 30kg narkotika jenis sabu-sabu dari tangan seorang kurir di kawasan Maredan, Kabupaten Siak.

Dari 101 Pilkada, Hanya Ahok yang Singgung Agama

Selasa, 21 Februari 2017 - 16:17:28 WIB

Ahli agama Islam dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar menyatakan, polemik terkait ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyinggung surah al-Maidah ayat 51 hanya terjadi di

Terkait Mayat Terapung, Polres Bengkalis Tetapkan Dua Tersangka

Rabu, 12 Desember 2018 - 15:55:13 WIB

"Keduanya telah dimintai keterangan sejak mereka menyerahkan diri, dan hasilnya penyidik menetapkan keduanya menjadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto.